Tegas! Anggota DPR Ingatkan Sertifikasi SPPG Wajib Jamin Kualitas Dan Keamanan
Anggota DPR Neng Eem Marhamah Zulfa menekankan sertifikasi SPPG harus menjamin mutu dan keamanan pangan, bukan sekadar formalitas administratif semata.
Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa menegaskan sertifikasi SPPG untuk program MBG harus menjamin kualitas dan keamanan pangan anak sekolah. Pernyataan ini muncul usai sanksi Badan Gizi Nasional terhadap 1.251 SPPG pelanggar SOP Januari–Maret 2026. Ia mengingatkan sertifikasi jangan sekadar formalitas administratif.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Elit Senayan.
Pentingnya Sertifikasi Ketat
Sertifikasi SPPG wajib mencakup tiga standar utama, SLHS, halal, dan HACCP agar makanan MBG aman dan layak konsumsi. Neng Eem menekankan efektivitas bergantung pada pengawasan lapangan ketat, bukan sekadar sertifikat. Program MBG menyangkut kesehatan jutaan anak, sehingga kualitas tak boleh dikompromikan.
BGN bentuk satgas khusus pantau sertifikasi nasional, tapi DPR desak sistem akreditasi proaktif cegah pelanggaran sejak awal efektif. Penegakan aturan tegas jadi kunci, anggaran negara besar harus hasilkan manfaat maksimal tanpa risiko keracunan sama sekali. Ke depan diharap nol kasus makanan basi atau berbahaya ancam anak sekolah kita tercinta.
Sertifikasi bukan sekadar cap resmi, melainkan garansi mutlak keamanan pangan nasional program strategis pemerintahan. Pengawasan berlapis libatkan BPOM, Kemenkes, BKKBN cegah jual beli sertifikat ilegal memalukan. DPR siap kawal agar MBG capai standar dunia tingkatkan gizi generasi unggul bangsa.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pelanggaran Dan Sanksi BGN
BGN tegas sanksi 1.251 SPPG, 1.030 tutup sementara, 210 SP-1, 11 SP-2 akibat infrastruktur buruk, tak punya IPAL, SLHS hilang kacau balau. Pelanggaran serius ini langgar SOP dasar, picu kekhawatiran nasional soal kebersihan dapur MBG harian. Kepala BGN Dadan Hindayana komitmen tindakan jera sesuai arahan Presiden Prabowo tingkatkan kualitas cepat.
Neng Eem apresiasi langkah awal BGN tapi desak tindakan lebih keras, cabut izin operasional pelaku berat beri efek jera maksimal. Penutupan sementara tak cukup, harus ada sanksi pidana jika berulang putus asa. Ribuan dapur bermasalah ini rugikan kepercayaan publik program bergizi gratis nasional.
Satgas BGN fokus awal tiga sertifikasi fondasi, higien sanitasi, halal, HACCP sebelum naik level SDM koki dan lingkungan bersih. Pesan Idul Fitri Presiden minta SPPG tak layak langsung tutup perbaiki segera tanpa ampun. Pengawasan intensif cegah kasus keracunan massal berulang tragis di lapangan.
Baca Juga: Breaking! Presiden Perintahkan Hunian Layak Untuk Warga Pinggir Rel Senen, Ini Rencana Besarnya!
Kritik DPR ke Pengawasan
DPR soroti pengawasan lapangan lemah, sertifikat potensial jadi formalitas tanpa jamin kualitas nyata mengecewakan. Neng Eem desak BGN kolaborasi BPOM-Kemenkes audit independen cegah korupsi sertifikasi memalukan. Sistem reaktif saat ini ganti proaktif prediktif via teknologi digital pantau real-time dapur.
Irma Chaniago Komisi IX waspadai praktik jual beli sertifikat higienis, kontrol BPOM baru 32% karena keterbatasan wilayah luas. Lembaga sertifikasi independen harus isi ahli tiga instansi pusat, bukan BGN semata tanggung jawab berat. Otonomi daerah tak boleh bebankan biaya pengawasan kesehatan anak nasional.
Edy Wuryanto nilai penutupan sementara tepat tapi bukan solusi akhir permanen efektif. DPR minta sanksi bertingkat hingga blacklist SPPG nakal selamanya dari MBG. Penguatan regulasi lindungi anggaran triliunan hasilkan anak sehat produktif masa depan cerah.
Harapan Dan Langkah ke Depan
Neng Eem harap nol kasus keracunan makanan basi, sertifikasi jadi garansi mutlak MBG aman berkualitas tinggi premium. BGN tingkatkan standar SDM SPPG, koki bersertifikat, penjamah higienis, analisis lingkungan bebas kontaminan total. Program MBG optimal capai target stunting zero 2029 sesuai janji negara kuat.
Pemerintah pusat alokasikan dana khusus audit sertifikasi tahunan independen transparan akuntabel. DPR kawal RKUHP pidanakan pelanggaran pangan anak beri efek jera nasional. Kolaborasi multi instansi jamin MBG jadi program sukses dunia tingkatkan SDM unggul bangsa.
Presiden Prabowo tekankan pesan Idul Fitri, SPPG kurang layak tutup sementara, perbaiki kualitas segera tanpa toleransi. Satgas BGN ekspansi pengawasan daerah terpencil via drone dan AI deteksi dini pelanggaran canggih. Masa depan generasi emas aman bergizi gratis berkat pengawasan ketat tanpa henti.
Jangan lewatkan update berita seputaran Elit Senayan serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari antaranews.com
- Gambar Kedua dari depokraya.pikiran-rakyat.com