Anggota DPR Tegaskan Ekologi Fondasi Kebijakan Pemulihan Bencana

Bagikan

Indonesia, dengan posisinya di Cincin Api Pasifik, adalah langganan bencana alam, sering menghadapi gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan banjir besar.

Anggota DPR Tegaskan Ekologi Fondasi Kebijakan Pemulihan Bencana

Banjir dan tanah longsor menjadi pemandangan yang berulang, membawa kerugian materiil dan jiwa yang tak terhitung. Namun, pascabencana, fokus seringkali hanya pada pembangunan fisik semata. ​

Anggota DPR RI Komisi II, Azis Subekti, menyerukan sebuah revolusi paradigma, menempatkan faktor ekologi sebagai fondasi utama kebijakan pemulihan, bukan sekadar pelengkap.​

Berikut ini, akan memberikan kunci untuk memutus siklus bencana yang terus berulang.

Mengubah Paradigma Pemulihan, Dari Fisik Ke Ekologi

Selama ini, respons pascabencana seringkali terfokus pada pembangunan kembali infrastruktur fisik. Rumah dibangun, jalan diperbaiki, jembatan ditegakkan. Namun, kesalahan fatal yang sering terulang adalah mengabaikan lanskap ekologis yang rusak. Degradasi lingkungan inilah yang pada akhirnya mengundang kembali bencana yang sama, dengan daya rusak yang bahkan lebih besar.

Azis Subekti dengan tegas menyatakan bahwa faktor ekologi tidak boleh lagi diposisikan sebagai pelengkap narasi “build back better”. Ia harus menjadi fondasi kebijakan pemulihan yang fundamental. Tanpa pemulihan ekologis yang komprehensif, setiap upaya rekonstruksi fisik hanya akan menjadi penundaan bencana berikutnya.

Bencana seperti banjir dan longsor bukanlah peristiwa alam yang berdiri sendiri. Keduanya adalah hasil dari relasi panjang antara manusia dan lingkungannya. Degradasi hulu sungai, penurunan daya serap tanah, alih fungsi lahan tak terkendali, dan pemukiman di zona rawan adalah akar masalah ekologis yang harus segera diatasi.

Lima Langkah Kebijakan Operasional Berbasis Ekologi

Azis Subekti mengusulkan lima langkah kebijakan operasional berbasis ekologi untuk memutus siklus bencana. Proyek restorasi daerah aliran sungai (DAS) wajib dijadikan fokus utama, bukan proyek sampingan. Pemulihan tidak cukup hanya di hilir; negara harus berani memindahkan fokus ke hulu, merehabilitasi hutan, dan menata ulang ruang tangkap air.

Pembangunan kembali hunian wajib mempertimbangkan peta risiko ekologis terkini. Relokasi tidak boleh hanya memindahkan warga ke lokasi rawan lain. Setiap keputusan relokasi harus didasarkan pada kajian geologi, hidrologi, dan perubahan iklim lokal, termasuk kemungkinan mengosongkan wilayah secara permanen untuk keberlanjutan.

Ketiga, pemulihan ekonomi desa harus dikaitkan dengan ekologi lokal. Usaha perlu disesuaikan dengan daya dukung lingkungan, seperti pertanian adaptif banjir, perikanan lestari, dan jasa lingkungan. Tanpa ini, pemulihan ekonomi akan rapuh dan mudah runtuh oleh guncangan bencana berikutnya.

Baca Juga: Eks Caleg Gerindra Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bank NTT

Perlindungan Pesisir Dan Indikator Pemulihan Holistik

Perlindungan Pesisir Dan Indikator Pemulihan Holistik

Langkah keempat adalah percepatan perlindungan kawasan pesisir dan pulau kecil terluar sebagai bagian dari kedaulatan ekologis. Abrasi mengancam daratan dan batas fisik negara. Infrastruktur pengaman pantai harus dipadukan dengan rehabilitasi mangrove dan tata ruang pesisir yang ketat untuk mencegah hilangnya wilayah negara secara perlahan.

Kelima, indikator pemulihan pascabencana harus memasukkan variabel ekologis. Selama ini, pemulihan diukur dari berfungsinya layanan pemerintah dan infrastruktur dasar. Itu penting, namun tidak cukup. Pemulihan sejati harus juga diukur dari pulihnya fungsi lingkungan, kualitas air, stabilitas tanah, tutupan vegetasi, dan berkurangnya risiko bencana berulang.

Tanpa indikator ekologis yang kuat, laporan pemulihan akan tampak baik di atas kertas namun rapuh di lapangan. Fokus pada ekologi harus dijalankan bersamaan dengan perbaikan tata kelola. Data by name by address perlu ditautkan dengan by location by risk, dan transparansi harus mencakup alasan di balik keputusan pembangunan ulang.

Ujian Kedewasaan Negara Dan Harapan Masa Depan

Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana adalah ujian kedewasaan bagi sebuah negara. Apakah negara hanya ingin cepat menutup luka dan kembali ke rutinitas lama, atau berani belajar dan berubah dari bencana itu sendiri? Membangun kembali lebih baik bukan berarti lebih besar dan lebih cepat, melainkan lebih bijak, selaras dengan batas-batas ekologis yang selama ini sering dilanggar.

Jika setelah air surut negara kembali ke titik nol, maka bencana berikutnya hanyalah menunggu waktu. Namun, jika pemulihan dijadikan momentum koreksi arah, maka dari puing dan lumpur, kepercayaan warga pada negara bisa tumbuh kembali—lebih kuat, lebih jujur, dan lebih berkelanjutan.

Pesan Azis Subekti ini adalah panggilan untuk refleksi dan tindakan. Ini adalah kesempatan untuk mengubah tragedi menjadi momentum transformasi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berketahanan, menjadikan ekologi sebagai kompas utama dalam setiap kebijakan pemulihan.

Jangan lewatkan update berita seputar Elit Senayan serta beragam informasi menarik yang dapat memperluas wawasan Anda.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari antaranews.com
  • Gambar Kedua dari antaranews.com

You May Have Missed

Bagaimana Algoritma Media Sosial Membentuk Popularitas Game Klasik di Ruang DigitalStrategi Mahjong Ways 2 untuk Memahami Program Bonus Mingguan bagi Pemain AktifMahjong Wins 3 dan Pola Bonus Harian yang Menarik Perhatian Pemain AktifPergeseran Budaya Hiburan Digital dan Alasan Minat pada Live Dealer Terus MeningkatCara Menghitung Margin Keuntungan secara Matematika untuk Menganalisis PeluangGaya Bermain Santai di Mahjong Ways Plus dan Kaitannya dengan Konsistensi PermainanMenelaah Lonjakan Return Investasi dari Perspektif Analisis AlgoritmikDampak Konvergensi Faktor Pengganda terhadap Tekanan Sistem di Sektor Publik dan IndustriEvaluasi Konsistensi Hasil Pemula saat Menggunakan Mode Otomatis dalam Proses BelajarPeran Waktu dan Momentum dalam Membaca Peluang Permainan secara Lebih TerukurIntegrasi Holistik AI dan Kode Visual Membuka Taktik Data Digital yang Lebih Cerdas dan AdaptifPanduan Terkini Membaca Data RTP di Siang Hari untuk Menata Langkah Awal dengan Lebih AkuratOtoritas Lisensi Menyoroti Perbedaan Mencolok antara Klaim dan Realitas RTP Olympus yang Banyak DibicarakanKisah Pemain Lama Dragon Hatch Menunjukkan Cara Menghindari Kerugian Lewat Strategi yang Lebih Tenang dan TerukurTiga Teknik Sederhana di Mahjong Kian Menarik Dicermati karena Dinilai Membantu Membaca Peluang dengan Lebih JernihStudi Efektivitas RTP Membuka Pemahaman Baru tentang Cara Mengukur Return Permainan Secara Lebih AkuratAnalisis Mendalam Menemukan Pola Acak yang Kerap Dikaitkan dengan Lonjakan Hasil yang Menarik PerhatianAnalisis Sistem Berlapis Membantu Menentukan Arah Permainan yang Lebih Optimal dan TerarahPemanfaatan Sistem Otomatis Kian Dilirik untuk Mendorong Efisiensi dan Keteraturan Sesi yang Lebih BaikPenentuan Waktu Bermain yang Optimal Membantu Membaca Perubahan Pola Hasil dengan Lebih Cermat
Sweet Bonanza dan Fitur Tumble: Memahami Pola Permainan yang Menarik Perhatian PenggunaPanduan Santai Mahjong Ways 2 bagi Pemula untuk Memahami Permainan dengan Lebih CepatMemahami Laporan Audit Pihak Ketiga untuk Menilai Transparansi Game OnlineCara Memahami Pola Permainan Mahjong Wins 3 yang Kerap Digunakan Pemain BerpengalamanPanduan Membaca Pola Gates of Olympus untuk Menelaah Perubahan Ritme PermainanLaporan Analisis Sistem Modern dalam Menentukan Pola Permainan yang Lebih StabilPeran RTP dan Waktu dalam Membentuk Strategi Bermain yang Lebih EfektifMenelaah Waktu Bermain dan Fitur Putaran Otomatis dalam Ritme Permainan DigitalAnalisis Risiko dan Imbal Hasil dalam Sistem Permainan Digital InteraktifMahjong Ways 2 dan Ritme Spin yang Sering Dikaitkan dengan Peluang Hasil Lebih TinggiGates Of Olympus Kian Menarik Perhatian Lewat Pembahasan Pola Permainan yang Ramai Diperbincangkan PemainSweet Bonanza Kembali Disorot Setelah Muncul Beragam Cerita Pemain tentang Pola yang Sering DiamatiMenjaga Saldo Tetap Aman di Mahjong Ways Kini Kian Ditekankan Saat Pola Permainan Bergerak Tidak MenentuFenomena Jam Panas 2026 Memunculkan Perbincangan Baru tentang Pengaruh Waktu Bermain terhadap Ritme HasilSweet Bonanza Super Spin Kian Ramai Dibahas di Indonesia sebagai Fenomena Digital yang Tengah Naik DaunOptimalisasi Momen Harian Membuka Cara Baru Menyusun Strategi Permainan yang Lebih Efektif dan TerarahAnalisis Spin Gratis Mengungkap Pola Dominan yang Kian Menarik Dicermati dalam Membaca Arah PermainanWaktu Kini Dipandang Sebagai Variabel Penting dalam Menata Ritme dan Konsistensi Hasil PermainanTeori Probabilistik Membuka Pemahaman Baru tentang Pola Konsisten dan Dampaknya pada Arah ReturnEksperimen Skala Kecil Menunjukkan Siklus Tertentu Dapat Membentuk Stabilitas Return yang Lebih Terukur